Diberdayakan oleh Blogger.

0
Besar dan panjangnya penis serta kemampuan untuk ereksi menjadi hal yang kerap diperbincangkan ketika membicarakan soal alat reproduksi pria. Padahal, obrolan seputar penis tak hanya melulu soal ereksi dan ukuran saja lho.

Masih ada beberapa hal seputar penis yang menarik untuk diketahui seperti dirangkum di bawah ini  

1. Sepatu dan ukuran penis


Banyak anggapan yang menyatakan bahwa ukuran sepatu berbanding lurus dengan ukuran penis pria. Nyatanya, tidak ada korelasi antara dua hal tersebut

2. Penis fleksibel
 

Studi tahun 2002 yang dilakukan peneliti di University of Stanford menemukan bahwa penis nyatanya juga bisa berbentuk fleksibel, bagaimana bisa?

"Kami menemukan bahwa saat berhubungan intim dan diamati dengan mesin MRI, kurva penis benar-benar berbentuk seperti bumerang ketika penetrasi ke vagina dengan posisi misionaris," tutur salah satu peneliti.

 3. Penis layaknya klitoris

 


"Saat anak laki-laki dan perempuan di dalam kandungan, area genitalnya tidak berbeda sampai ada hormon seks pria. Itulah mengapa klitoris hampir sama dengan penis di mana terdapat ujung saraf yang sangat sensitif dan berpengaruh pada kepuasan pria ataupun wanita ketika di ranjang," ucap urolog Harry Fisch, MD, penulis buku 'The New Naked: the Ultimate Sex Education for Grown-Ups'.

Fisch menambahkan wilayah di sekitar penis pun bisa menjadi zona erotis bagi pria, misalnya perineum. Pria juga disebut-sebut memiliki g-spot yang terletak pada prostat mereka.

4. Ukuran tak menjamin kemampuan ereksi


 

Pasti Anda pernah mendengar istilah grower dan shower. Ya, istilah itu merujuk pada ukuran penis sebelum dan saat ereksi. Grower berarti ukuran penis pria sebelum dan saat ereksi menunjukkan perubahan signifikan. Sedangkan shower menunjukkan tidak ada perbedaan mencolok saat penis ereksi ataupun tidak.

"Penis yang kecil belum tentu tidak bisa membesar saat ereksi, begitu juga sebaliknya. Sebab, kemampuan penis untuk ereksi dipengaruhi jaringan, saraf dan aliran darah di penis," terang Kevin Billups, MD, urolog dari University of Minnesota

.5. Rokok bisa 'membunuh' ereksi



Bukan rahasia lagi jika rokok bisa berefek buruk pada kesehatan, termasuk sistem reproduksi pada pria. Seperti penuturan Fisch bahwa zat-zat dalam rokok bisa memblokir aliran darah menuju ke jaringan penis.

"Akibatnya, proses ereksi pun terganggu karena darah sulit mengalir menuju ke penis sehingga penis loyo dan tidak mampu untuk ereksi," kata Fisch.

 6. Kesehatan fisik dan penis pria saling berkaitan

 

Jika akhir-akhir ini kemampuan ereksi pasangan sedikit menurun, cobalah untuk menilik bagaimana pola hidup si dia. Sebab, kurang istirahat atau pertambahan bobot bisa berpengaruh pada disfungsi ereksi yang dialami pria.

"Obesitas juga membuat penis pria tertutup timbunan lemak sehingga terlihat lebih kecil. Penyakit lain seperti diabetes pun bisa memengaruhi kesensitifan penis dan kemampuan ereksinya," tutur urolog di University of Texas Medical Branch, Joseph Sonstein, MD.

 7. Penis tak bertulang

 

Ungkapan penis patah hanyalah mitos sebab penis tidak memiliki tulang, hanya jaringan berserat sehingga ketika ereksi, mengalirlah darah ke sana hingga penis bisa tegak.

"Penis patah itu tidak, yang ada cedera atau trauma karena penis tidak terdiri dari tulang, hanya jaringan-jaringan yang nantinya berisi aliran darah saat ereksi," tutus dr Nugroho Setiawan SpAnda dari RSUP Fatmawati.

  8. Ukuran penis penting bagi pria



Berdasarkan buku 'The New Naked: the Ultimate Sex Education for Grown-Ups' karangan urolog Harry Fisch, MD, rata-rata panjang penis pria yakni 7,5 cm dan 11-15 cm saat ereksi. Meski begitu, sebuah studi terbaru menyebutkan banyak pria yang merasa tertekan atau stres karena ukuran penis mereka.

"Sebenanrnya ukuran penis tidak masalah, yang penting saat berhubungan intim adalah besar dan kemampuan penis saat ereksi," kata seksolog dr Andri Wanananda MS.

 9. Pria bisa saja memperbesar penisnya

 

 

Merasa tak puas dengan ukuran penisnya, sekelompok pria di Italia mencoba melakukan metode 'Traction' yakni menggunakan semacam alat untuk meregangkan penisnya beberapa jam setiap hari selama satu bulan. Mereka melaporkan penisnya bisa bertambah 1,5-2,5 cm.

Jika Anda ingin cara yang tidak menyaktikan, studi dalam The Journal of Sexual Medicine menemukan bahwa seks oral bisa membuat ukuran penis lebih besar dibandingkan dengan metode lainnya.


10. Semen hanya mengandung sedikit kalori





Semen atau cairan sperma kerap kali dianggap sebagai sesuatu yang bernilai gizi dan bermanfaat bagi kesehatan wanita, misalnya menghaluskan kulit. Nyatanya, semen terdiri dari beberapa zat seperti asam sitrat, asam amino, fruktosa, enzim dan air.

"Kandungan-kandungan itu untuk menunjang kehidupan si spermanya. Dibilang sperma bisa menghaluskan kulit karena kandungan spermin-nya, saya memang pernah dengar tapi saya sendiri belum menemukan buktinya itu," dr Johannes Soedjono, M.Kes., SpAnd, spesialis andrologi Unit Kesehatan Reproduksi/Andrologi RS AL Dr Ramelan, Surabaya.

Nah itulah fakta tentang mr.p lelaki semoga bermanfaat


Admin merupakan seorang siswa dari SMA Negeri 1 Barabai di Kab. Hulu Sungai Tengah

Posting Komentar

 
Top